Sejarah Bahasa Pemrograman
Cikal bakal bahasa pemrograman pertama kali muncul pada tahun 1822, sebuah mesin bernama Difference Engine diciptakan oleh Charles Babbage, mahasiswa di universitas Cambridge Inggris. Charles Babbage sendiri adalah penemu perangkat komputer mekanik pertama, yang juga dikenal sebagai bapak komputer dunia.
Namun mesin buatan Charles Babbage hanya bisa mengeluarkan satu jenis output. Barulah 10 tahun kemudian Charles Babbage mengembangkan mesin pengolah data itu hingga mencapai versi kedua tahun 1849. Perjuangan Babbage diteruskan oleh anaknya, Henry Prevost. Prevost membuat kopian dari perhitungan algoritma mesinnya dan mengirim ke berbagai institusi di dunia. Dengan tersebarnya algoritma mesin Prevost, perkembangan semakin terjadi.
Komputer bertenaga listrik mulai dikembangkan sekitar tahun 1930-an. Pada saat itu, praktisi mengalami kesulitan dalam pengembangan dan peningkatan program. Kemudian, muncul bahasa tingkat menengah atau bahasa rakitan yang salah satunya dicetuskan oleh Konrad Zuse (1943). Namun, bahasa tingkat menengah masih dianggap sulit. Sampai saat itu, para praktisi menyusun jenis bahasa yang baru dan lebih baik sejak tahun 1950-an.
Bahasa pemrograman sendiri mengalami evolusi terus berlanjut, terutama sejak munculnya Pascal pada tahun 1970 dan C dua tahun kemudian. Pascal dan C adalah bahasa pemrograman generasi ketiga. Kemudian berkembang lagi pada tahun 1980-an dengan lahirnya bahasa pemrograman generasi keempat C++ yang merupakan turunan dari C dan PERL adalah dua di antaranya.
Kemudian, bahasa pemrograman mengalami evolusi terakhir pada tahun 1990-an. Saat itu, generasi kelima mulai bermunculan. Mulai dari Python dan diikuti oleh Ruby, Java, PHP, dan Javascript. Praktisi pemrograman tak henti-hentinya melakukan inovasi-inovasi baru di bidang ini. Lahirnya konsep bahasa HTML ataupun CSS, serta generasi terbaru yang dikeluarkan oleh Microsoft, menandakan bahwa revolusi bahasa pemrograman akan terus berlanjut dan berkembang.
Komentar
Posting Komentar