Macam-macam Tipe Data Pemrograman

Pada penjelasan kali ini akan disebutkan empat tipe data yang sering digunakan, di mana keempat tipe tersebut termasuk ke dalam kategori tipe data primitive. Tipe data tersebut didefinisikan pada suatu pemrograman dan bersifat bawaan. Tipe primitive hanya menyimpan satu nilai saja dalam satu variabelnya. Berikut keempat tipe data tersebut:

1. Bilangan Bulat (Integer)
Tipe bilangan bulat (Integer) adalah tipe data numerik yang biasa digunakan apabila bertemu dengan bilangan bulat, seperti 1, 27, 100, dsb. Bilangan ini juga mengenal nilai positif dan negatif (signed number). Tipe data numerik yang termasuk ke dalam bilangan bulat adalah sebagai berikut :
Tipe DataUkuran Data (Bit)Range
Byte8-128 s/d 127
Short16-32768 s/d 32767
Int32-2147483648 s/d 2147483647
Long64-9223372036854775808 s/d 9223372036854775807

Dari keempat tipe data di atas, yang sering digunakan adalah tipe data “int” atau Integer. Tipe “byte” dan “short” hanya digunakan pada aplikasi khusus yang berkaitan dengan memori. Sedangkan tipe “long” sangat jarang digunakan karena dirasa tidak memerlukan bilangan yang berkapasitas besar, seperti kapasitas yang diberikan oleh tipe “long”.

1). Byte

Tipe byte biasa digunakan pada saat kita bekerja dengan data stream pada file maupun jaringan. Tipe data ini diperlukan saat kita melakukan proses seperti membaca dan menulis. Byte juga digunakan saat kita menggunakan data biner yang tidak kompatibel dengan tipe lainnya pada program bahasa Java.

Contoh :

public class Main {
   public static void main (String [] args)
      //Deklarasi variabel
      byte value = 1;
      //Output
      System.out.println("Nilai dari byte = " + value);
}

2). Short

Tipe short sangat umum digunakan pada komputer yang berkapasitas 16-bit, sehingga sangat jarang sekali kita temui dengan kapasitas spesifikasi komputer saat ini.

Contoh :

public class Main {
   public static void main (String [] args)
      //Deklarasi variabel
      short value;
      //Inisialisasi variabel
      value = 2;
      //Output
      System.out.println("Nilai dari short= " + value);
}

3). Int

Secara teori, setiap ekspresi yang melibatkan tipe integer byte, short, dan long, semuanya harus melalui prosedur int untuk dipromosikan terlebih dahulu sebelum dilakukan perhitungan.

Tipe int termasuk tipe yang sangat sering dipakai saat ini karena merepresentasikan angka dalam pemrograman. Sebab tipe data int dianggap paling efisien daripada tipe bilangan bulat lainnya. Tipe int digunakan pada indeks dalam struktur perulangan maupun dalam array.

Contoh :

public class Main {
   public static void main (String [] args)
      //Deklarasi variabel
      int value = 20;
      //Output
      System.out.println("Nilai dari int = " + value);
}

4). Long

Tipe long biasa digunakan saat nilainya berada di luar kapasitas rentang tipe int karena tipe long punya range sangat tinggi dibanding tipe data lainnya. Dengan kata lain, tipe long dibutuhkan saat data memiliki range di luar jangkauan tipe int, short, maupun byte.

Contoh :

public class Main {
   public static void main (String [] args)
       //Deklarasi variabel
       long value = 22121;
       //Output
       System.out.println("Nilai dari long = " + value);
}

2. Bilangan Pecahan (Floating Point)

Tipe bilangan pecahan atau floating point adalah bilangan yang menangani bilangan desimal atau perhitungan secara detail. Karena kemampuannya, float point berbanding terbalik dengan integer. Terdapat dua tipe pada bilangan pecahan ini.
TipeUkuran (byte)RangePresisi (Jumlah Digit)
Float4 (32 bit)+/- 3.4 x 10386-7
Double8 (64 bit)+/- 1.8 x 10308 1515
1). Float

Tipe float biasa digunakan untuk menandai nilai yang presisi seperti ketelitian tunggal (single precision) dengan menggunakan penyimpanan 32-bit. Tipe ini memiliki kemampuan yang lebih cepat jika digunakan pada prosesor-prosesor tertentu dan pastinya memakan ruang penyimpanan yang lebih kecil dari tipe double.

Pada tipe float, akan bermasalah pada saat nilainya terlalu kecil atau terlalu besar, karena pada penerapannya nilai tersebut menjadi tidak akurat.

Contoh :

public class Main {
   public static void main (String [] args)
      //Deklarasi variabel
      float ip = 3,7;
      //Output
      System.out.println("IP saya = " + ip);
}

2). Double

Tipe double memiliki tingkat ketelitian secara ganda atau double precision dengan menggunakan ruang penyimpanan 64-bit dalam menyimpan nilainya. Tipe tersebut pastinya memberikan kemampuan menghitung matematis secara lebih cepat dari tipe float. Dalam perhitungan yang bersifat bilangan riil dan menginginkan hasil yang lebih akurat, sebaiknya menggunakan tipe ini.

Contoh :
public class Main {
   public static void main (String [] args)
      //Deklarasi variabel
      double pi = 3.14285714286;
      //Output
      System.out.println("Nilai pi = " + pi);
}

3Karakter (Char)

Tipe data karakter tunggal yang biasa didefinisikan dengan tanda petik (‘) di awal dan di akhir karakternya. Tipe ini mengikuti aturan “unicode” sehingga bilangan harus diawali kode “/u”. Tetapi juga biasa menggunakan bilangan heksadesimal dari 0000 sampai FFFF.

Contoh :

public class Main {
   public static void main (String [] args)
      //Deklarasi variabel
      char value = 'a';
      //Output
      System.out.println("Huruf pertama adalah " + value);
}

4. Boolean

Tipe data boolean merupakan tipe yang memiliki dua nilai yaitu benar (true) atau salah (false). Nilai yang digunakan pada tipe ini sangat penting dalam mengambil keputusan suatu kejadian tertentu.

Contoh :

public class Main {
    public class void main (String [] args)
        //Deklarasi variabel
        boolean value = true;
        //Output
        System.out.println("Nilai boolean = " + value);
    }
}

Seperti itulah macam-macam tipe data dan contohnya yang biasa digunakan dalam pemrograman komputer. Sebenarnya masih ada beberapa tipe data lagi. Tipe data yang dimaksud seperti tipe array, record/struct, image, time, dan enum. Tipe-tipe tersebut merupakan tipe data composite yang menggabungkan dua atau lebih tipe data primitive.

Komentar