Struktur Dasar Algoritma Pemrograman

Menurut KBBI, Struktur adalah cara sesuatu disusun atau dibangun dengan pola tertentu. Atau bisa dibilang Struktur adalah sebuah sistem, artinya rangkaian atau gabungan dari berbagai macam elemen yang dirakit sedemikian rupa sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh.

Berikut ini adalah struktur-struktur dasar Algoritma Pemrograman :

1. Algoritma Sekuensial

Algoritma Sekuensial (Sequence Algorithm) adalah algoritma yang langkah-langkahnya dikerjakan atau dieksekusi secara urut dari awal hingga akhir sesuai dengan urutannya. Struktur ini merupakan struktur yang paling sering digunakan.


Kita bisa lihat contoh gambar flowchart diatas, terlihat kumpulan instruksi tersusun dari atas ke bawah. Program akan mengeksekusi instruksi_1, setelah instruksi_1 sudah selesai dikerjakan selanjutnya program akan mengeksekusi instruksi_2.

Setelah instruksi_2 sudah selesai dikerjakan selanjutnya program akan mengeksekusi instruksi_3. Setelah instruksi_3 sudah selesai dikerjakan maka selanjutnya program akan berakhir atau selesai. Kita ambil contoh program Luas Lingkaran, dimana untuk panjang jari-jarinya sudah diketahui besarannya. Dan berikut adalah algoritmanya :

Deskripsi :
  1. Mulai
  2. Input Jari_Jari
  3. Hitung Luas = 3.14 * Jari_Jari * Jari_Jari
  4. Cetak Luas
  5. Selesai
Flowchart Luas Lingkaran


Perhatikan gambar flowchart Luas Lingkaran memiliki 3 instruksi yang harus dieksekusi. Instruksi ke-1 : program membaca nilai jari-jari yang telah diinputkan, Instruksi ke-2 : program melakukan operasi aritmatika rumus luas lingkaran dan Instruksi ke-3 : menampilkan hasil dari perhitungan rumus luas lingkaran.

2. Algoritma Perulangan (Looping Algorithm)

Sama halnya dengan manusia, algoritma juga mengenal kegiatan pengulangan, yakni melakukan satu atau beberapa kegiatan secara berulang-ulang.

Algoritma Perulangan atau Looping Algorithm adalah sebuah struktur dasar algoritma yang menjalankan beberapa langkah tertentu secara berulang-ulang sampai terpenuhinya suatu kondisi. Pada kehidupan sehari-hari banyak yang kita lakukan secara berulang-ulang, contohnya seperti algoritma menjemur pakaian :

1. Siapkan tiang Jemuran
2. Ambil satu pakaian yang sudah dicuci
3. Peras pakaian hingga sedikit mengering
4. Letakan pakaian pada tiang jemuran
5. Ulangi langkah 2 sampai 4 hingga pakaian habis.

Dari algoritma menjemur pakaian diatas, kita dapat mendapat gambaran tentang struktur algoritma looping. Jenis struktur dasar ini akan selesai jika sebuah kondisi tertentu terpenuhi, seperti menjemur pakaian maka proses jemur akan selesai jika pakaian yang akan dijemur sudah habis. Struktur dasar algoritma ini mempunyai beberapa bentuk seperti Struktur FORStruktur While dan Struktur Do….While.

3. Algoritma Percabangan (Conditional Algorithm)

Algoritma percabangan atau Algoritma bersyarat adalah algoritma yang menjalankan instruksi selanjutnya apabila syarat yang ditetapkan sudah terpenuhi. Pada struktur ini tidak setiap instruksi akan dikerjakan, instruksi yang dikerjakan hanya yang memenuhi syarat saja. Pada bahasa pemrograman struktur ini sering digunakan menggunakan instruksi IF-THEN atau lebih dikenal instruksi jika-maka. 

Nah, struktur algoritma percabangan ini digunakan untuk mengerjakan satu aksi dari beberapa pilihan yang diberikan.


Komentar