Aturan Penulisan Variabel pada C


Ketika akan menulis variabel, dalam hampir semua bahasa pemrograman terdapat 2 proses: deklarasi dan inisialisasi.

Deklarasi adalah proses untuk memberitahukan compiler bahasa C bahwa kita akan membuat sebuah variabel. Bahasa C termasuk bahasa pemrograman yang menggunakan konsep strongly typed programming language, yang artinya untuk setiap variabel harus ditulis akan berisi tipe data apa. Apakah itu angka bulat (integer), angka pecahan (float), huruf (char), atau yang lain.

Ketika kita ingin membuat variabel, harus ditentukan dulu apa tipe data dari variabel tersebut. Pembahasan mengenai tipe data di dalam bahasa C akan kita bahas dalam tutorial tersendiri, namun berikut tipe data yang sering dipakai:

  • Tipe data integer, yakni tipe data angka bulat seperti 1, 5 atau 1000. Tipe data integer ditulis dengan keyword int.
  • Tipe data float, yakni tipe data angka pecahan seperti 1.33,  5.90 atau 1000.99. Tipe data float ditulis dengan keyword float.
  • Tipe data character, yakni tipe data huruf seperti ‘A’, ‘a’, atau ‘Z’. Tipe data character ditulis dengan keyword char.
Ada beberapa aturan penulisan variabel pada bahasa pemrograman C yang harus kamu ketahui, yaitu :

  1. Nama variabel tidak boleh didahului dengan simbol dan angka.
  2. Nama variabel tidak boleh menggunakan kata kunci yang sudah ada pada bahasa C, contoh: `if`, `int`, `void`, dll.
  3. Nama variabel bersifat case sensitive, artianya huruf besar dan kecil dibedakan, contoh: `nama` dan `Nama` adalah dua variabel yang berbeda.
  4. Disarankan menggunakan underscore untuk nama variabel yang terdiri dari dua suku kata, contoh: `nama_lengkap`.

Komentar